Antara aku yang Memanen
daun kering jatuh berguguran
tanda musim semi telah tiba
ada apa dengan hati ini...
serasa ikut berguguran, memuja-muja kekasih tapi
buta dengan arah dan tujuan
buah itu ranum dan masak dipepohonan
aku suka, tinggal petik dan mengupasnya
beginilah isi hati, serasa masak, ingin sekali memetikmu dan
membawa pulang untuk lahap dimakan
bepergian yuk!, menuju kemenangan...
aku papah engkau dengan sepenuh hati
dan aku rela mematri diriku demi apapun untuk perjuangan ini
aku bahagia, bila musim tanam, kau yang membantuku pergi ke ladang
akau ajari kau cara menanam, aku pandai bila kau mau belajar
karena ku memahami bagaimana petani itu berkebun
ayahku jagonya...
berdua kita jadinya
seperti orang menyangkul, dan tak pernah berhenti
jika makanan yang dibawakan dari rumah belum disuguhkan
kau khan? yang menemaniku sarapan pagi...
berlahan demi waktu,
kita berdua punya kebun indah dan siap dipanen....
tanda musim semi telah tiba
ada apa dengan hati ini...
serasa ikut berguguran, memuja-muja kekasih tapi
buta dengan arah dan tujuan
buah itu ranum dan masak dipepohonan
aku suka, tinggal petik dan mengupasnya
beginilah isi hati, serasa masak, ingin sekali memetikmu dan
membawa pulang untuk lahap dimakan
bepergian yuk!, menuju kemenangan...
aku papah engkau dengan sepenuh hati
dan aku rela mematri diriku demi apapun untuk perjuangan ini
aku bahagia, bila musim tanam, kau yang membantuku pergi ke ladang
akau ajari kau cara menanam, aku pandai bila kau mau belajar
karena ku memahami bagaimana petani itu berkebun
ayahku jagonya...
berdua kita jadinya
seperti orang menyangkul, dan tak pernah berhenti
jika makanan yang dibawakan dari rumah belum disuguhkan
kau khan? yang menemaniku sarapan pagi...
berlahan demi waktu,
kita berdua punya kebun indah dan siap dipanen....
Comments
Post a Comment
mendekatlah untuk berbagi dan saling memaklumi