TEATER PELANGI


Berdiri tahun 1994 dan Alhamdulillah masih eksis sampai sekarang. Teater Pelangi berada di lingkungan kampus Universitas Negeri Malang dan rata-rata beranggotakan mahasiswa, kurang lebih pesertanya berjumlah 100 orang (mulai diklat pertama sampai dengan diklat ke 15). Cukup banyak naskah yang sudah dimainkan oleh teman-teman Teater Pelangi, mulai dari Tahun 1994 sampai dengan sekarang. Pelangi juga pernah memainkan Naskah Nonik dari New York yang sempat meraih juara II se Indonesia dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional tahun 1994, dan kebetulan sekali itulah debut dan prestasi yang pertama kali teater Pelangi raih. Dan tentunya banyak prestasi lain yang diraih oleh Teater Pelangi (mulai dari Aktor terbaik oleh Leo Zainy dalam naskah adaptasi "Operasi" karya Putu Wijaya, sampai Sutradara Terbaik oleh Agus Fauzi Ramadhan).
Terakhir kali teater Pelangi menyelenggarakan pertunjukannya, pada tahun 2010 dan mengangkat naskah GERR karya Putu Wijaya, yang juga disutradarai oleh Leo Zainy. namun sebelumnya juga menggarap naskah MONUMEN karya Indra Tranggono. Dalam setiap penggarapannya,Teater Pelangi selalu melibatkan banyak pihak untuk kerjasama, mulai dari anggota yang paling muda sampai yang ter-tua, belanjut dengan kerjasama teman-teman lain. Untuk selanjutnya, semoga teater pelangi selalu diberikan semangat untuk melanjutkan misi dan tujuannya, sehingga dapat terciptanya komunitas atau iklim berkarya dan terus berkarya!


Diantaranya Anggota Teater Pelangi yang masih eksis, dan yang sekedar berkunjung, untuk silaturrahim sampai sekarang adalah: Mustofa Kamal, M Sn, Haris Warikun, Cucuk Espe, Iwan, Fadoli, Suhardini Nur Hayati, Shodik, Okto Fajar, Agus Fauzi R, Denis Saraswati, Faishol Rizal, Laila Usyarif, Innamullah El, Dina Trismawati, Ninox, Mujib Anwar, Leo Zaini, Haris Rahmad, Herny Silvy, Didin Widyartono, Eni Gresik, Santi Gresik, Ida, Stakatsa, Dini, Aga Shakti, Fatoni Rohman, Andrean Fahreza, Wawan Sarudi, Novita Dewi, Dewi Deblong, Fitrotur Rosidah, Nina, Vita, Nita, Kastini, Ning Nong, Yuli, didin, Yuyun, Hari Rasta, Reza, Angga Tomblok, ehm... kok banyak sekali ya yang masih belum ditulis. waduh sudah keburu capek mengingatnya. mungkin ini masih seper-empat yang bisa ditulis. lain kali pasti ditulis secara detail dan sesuai daftar dan data yang valid. karena data yang ditulis sekarang berdasarkan memori penulis yang kebetulan lagi ruwet pikirannya. jadi harap maklum. Intinya mari terus Berkarya!

Comments

  1. Salut, jujur...bangga dan merasa 'tidak salah' bersama 8 kawan mengikrarkan berdirikan Teater Pelangi. 1)Cucuk Espe, 2) M Kamal, 3) Fadholi, 4)M Shodiq, 5)Iwan Shahwandi, 6) Nanang Syafii, 7) Suhardini N, 8) mmmh...lupa! --tambahin yoo...Kls Drama angkatan 92, sapa lagi..??
    Trims, kepada Fadholi yang 'nyeletuk' nama PELANGI ketika itu...
    Terus berkarya, kawan2...--cucuk espe & Teater Kopi Hitam Indonesia

    ReplyDelete
  2. terimakasih, atas masukan dan sarannya. semoga kita selalu berada dijalur yg benar. bena2 berkarya. semangat dan bangga dengan mas Cucuk dan Teater Kopi Hitan Indonesia. semoga selalu eksis dan terus berkarya...

    ReplyDelete

Post a Comment

mendekatlah untuk berbagi dan saling memaklumi

Popular posts from this blog

NASKAH DRAMA ANAK YANG DURHAKA

ADIT & SOPO JARWO

Drama ANAK-ANAK TK