AKTING, BELAJAR AKTING DAN MENJADI AKTOR DALAM KEHIDUPAN KITA


Mari belajar akting melalui aktivitas, pekerjaan dan kegiatan kita (sehari-hari).  Apapun yang kita kerjakan mari lakukan akting dengan maksimal dan penuh percaya diri. Perankan karakter sesuai apa yang kita butuhkan sehari-hari. Sekalipun ketika kita melakukan aktivitas sendiri maupun dengan orang lain.
Mari kita tingkatkan kesadaran berakting sejak dini, untuk mengasah kepekaan kita, memperjatam penglihatan kita dan lebih fleksibel dalam menghadapi lingkungan.
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita tidak lepas dari aktivitas dan bercengkrama dengan orang lain, keterlibatan kita dengan orang lain. Dari hal tersebut kita bisa memulai memposisikan diri kita untuk menjadi aktor yang baik, menjadi manusia yang berkarakter, manusia yang diterima lingkungan dan manusia seutuhnya.
Segala aktivitas yang menuntut kita untuk bisa menghadapi orang lain, mulai dari dalam rumah, keluar rumah sampai dengan kembali masuk rumah. Itu semua membawa kita kepada situasi dan keadaan yang beraneka ragam, bertemu dengan anak-anak, remaja, orang dewasa, orangtua, dan kakek-kakek, mulai pekerjaan rumah, kantor, bantu teman, menolong orang, dan juga menghadapi orang yang tidak kita kenal. Mulai dari bertemu atasaan, bawahan, teman, polisi, penjual makanan, guru, murid, kyai, lurah, calon mertua, dan tentunya masih ragam aktivitas kita. Bahkan ketika kita mengendarai motor lalu kita lupa membawa perlengkapan SIM dan STNK, maka disitulah akting secara maksimal dan penuh percaya diri kita butuhkan untuk meyakinkan Pak Polisi dan akhirnya memberikan pemakluman untuk tidak ditilang olehnya. 

Akting menggunakan kepribadian manusia sebagai dasar metodenya, manusia yang terdiri dari tiga bagian penting yaitu fisikal, intelektual, dan spiritual yang dalam acting presentasi disebut ekspresi (fisikal), analisa (intelektual), dan transformasi (spiritual). Usaha actor yang mengerti definisi acting adalah mengembangkan dan membuat peka kemampuannya berekspresi, menganalisa naskah, dan mentransformasikan diri. 

Dalam rangka membentuk pribadi yang meyakinkan bagi orang lain yang sering kali berhadapan dengan kita, tentunya yang kita butuhkan rasa percaya diri tinggi, tidak hanya itu saja, melainkan harus ditunjang dengan kemampuan mengendalikan dan mengontrol emosi, serta kepekaan dengan siapa kita berbicara. Untuk itu kemampuan seperti apa seharusnya yang kita butuhkan? ketika kecerdasan kita terasah dengan baik, berikutnya kita berbicara dengan tukang parkir, apa yang dituntut oleh diri kita? Benarkah kita menguasai dan mampu beradaptasi dengan baik? Jika kita tidak mampu menguasai  tentunya kita dianggap orang yang aneh oleh mereka, tidak membaur, dan tidak pintar beradaptasi dilingkungan tersebut. Padahal kita dituntut supaya diterima dikalangan masyarakat apapun, dan hebatnya lagi, ketika peran kita dihargai dan dinomor satukan.

Akting itulah yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah kehidupan tentu banyak permainan, tidak hanya datar dan aman-aman saja. Sebuah masalah dan persoalan telah menunggu untuk kita selesaikan, untuk kita taklukan dengan cara yang manis dan mengesankan.
Akting adalah menghidupkan sebuah peran. Bagaimana cara menghidupkan segala sendi dan organ yang terdapat dalam tubuh kita, bagaimana pandangan mata bisa menarik lawan bicara kita, bagaimana ekspresi wajah, gerak tangan, pesona cara berjalan kita, semua kita hidupkan. Pandai memahami dan mengerti kemauan lawan bicara. Semua  tentu merupakan hal penting yang harus kita pelajari, dan semata-mata itu tidak bisa kita miliki jika tidak diasah dan kita sadari bahwa hal tersebut mendasari kita dalam berhubungan dengan oranglain. Mampu mengerti kemauan teman kita, bias diterima dengan baik oleh lawan kita serta apa yang kita lakukan senjadi sebuah magnet atau daya tarik bagi lawan bicara kita,
Sedangkan actor yang baik tentunya mereka yang siap jika diberikan tugas atau peran apapun oleh seorang sutradara (dalam sebuah pementasan drama). Mampu menafsirkan apa yang disampaikan atau diperintahkan oleh seorang sutradara. Nah! Tentunya kita dalam kehidupan sehari-hari sungguh menginginkan hal itu. Bagaimana kita menafsirkan perintah orang tua kita dengan baik, bagaimana ketika seorang boss dalam sebuah kantor, ketika memberikan perintah kepada kita dan kita bias melakukan sesuai harapan mereka, justru malah mampu memberikan lebih, apakah itu semua tidaklah luar biasa? Ketika dalam sebuah pekerjaan kita diberikan tugas untuk memasuki sebuah kampong penuh dengan preman dan pemuda-pemuda pengangguran, apa yang kita lakukan? Bisakah kita diterima mereka dengan baik? Benarkah itu semua butuh acting? Belajar acting?  atau justru ilmu menghadapi preman? 

Mari kita akting dan belajar berakting. bahwa akting sangat penting untuk kehidupan sehari-hari kita. Melakukan yang terbaik dan memberikan yang terbaik untuk diri kita dan orang lain. Dan tentunya itu semua tidak semata-mata langsung terjadi dan muncul begitu saja, tetapi butuh latihan , kepekaan dan kesadaran untuk melakukannya. Semua ada ilmunya dan semua ada prosesnya. Mari kita lakukan demia apa yang kita butuhkan dan cita-citakan untuk bisa hidup dan menaklukan kehidupan.


Comments

Popular posts from this blog

NASKAH DRAMA ANAK YANG DURHAKA

ADIT & SOPO JARWO

Drama ANAK-ANAK TK