KELOMPOK BERMAIN KANGKUNG BERSERI-MALANG INDONESIA (KBKB)
Profil
KBKB
Nama : Kelompok Bermain Kangkung Berseri
Dibentuk
tanggal : Malang, 1 Januari 2011
Alamat : Perum. Bumi
Ayu Regency Kav. 3 Malang
Telepon : 085731264444
Visi : Menumbuhkembangkan aktivitas
berkesenian yang kreatif dan menyenangkan
Misi : Sebagai lembaga kesenian independen
yang berorientasi pada kemajuan dan pengembangan seni pertunjukan
Bidang
Kerja : Seni
Pertunjukan, Teater
Deskripsi Organisasi
Berawal dari sebuah keinginan untuk berkarya
secara independen, akhirnya kami berkumpul dan membentuk sebuah ruang bermain
bernama Kelompok Bermain Kangkung Berseri (KBKB), tepatnya pada tanggal 1
januari 2011. Sebuah nama yang jauh dari kesan berkesenian secara dewasa
membuat kami masuk pada dimensi baru sebuah proses kreatif. “Kelompok Bermain”
menjadikan kami berteater dengan perasaan yang “fun” bukan “berat”. “Kangkung
Berseri” semakin mempertegas langkah kami untuk merasa “senang”, (Kangkung
Berseri = Tua muda bergembira) dalam proses berkesenian teater, dari nama
tersebut kami bukanlah sesuatu yang istimewa, tapi kami berusaha untuk memberi keistimewaan.
Program Kerja
- Pementasan Teater
- Workshop
- Pendokumentasian karya pentas
- Penelitian seni pertunjukan
- Penerbitan buletin
- Penulisan buku
Struktur Organisasi KBKB
·
Ketua :
Agus Fauzi R
·
Sekretaris :
Aga Shakti K
·
Bendahara :
Denis Saraswati
·
Divisi Karya Panggung :
Sri Wahyudi, Dohir Herlianto
·
Divisi Riset : M Fathoni Rohman, Ervin El-Ramzane
·
Divisi Edukasi :
Andrean Fahreza NW, Dini Alfianti
·
Divisi Public Relation :
Leo Tani Maju
Karya
2011 Pementasan
drama “Dilarang Bernyanyi di Kamar Mandi” adaptasi
naskah karya Seno Gumira Ajidarma. Dengan 5 kali pertunjukan di 4 kota, antara lain: Sasana Budaya UM, April 2011, Simont Stok
Batu, Juni 2011, STKIP PGRI Pasuruan Juli 2011, Kampung Cempluk Kab. Malang,
Juli 2011
“Perjalanan Kelompok Bermain Kangkung Berseri”
Berawal
dari sebuah keinginan untuk berkarya secara independen, akhirnya kami berkumpul
dan membentuk sebuah ruang bermain bernama Kelompok Bermain Kangkung Berseri
(KBKB), tepatnya pada tanggal 1 Januari 2011. KBKB sebuah nama yang jauh dari
kesan berkesenian secara dewasa membuat kami masuk pada dimensi baru sebuah
proses kreatif. “Kelompok Bermain” menjadikan kami berteater dengan perasaan
yang “fun” bukan “berat”. “Kangkung Berseri” semakin mempertegas langkah kami
untuk merasa “senang” dalam proses berkesenian teater. Nama Kangkung Berseri
sengaja diambil karena masing-masing anggotanya cukup variatif, dari yang muda
sampai yang sudah berkeluarga (Kang:
Kakak, kung: Kakek, Kangkung Berseri
= Tua muda bergembira). Dari nama tersebut kami bukanlah sesuatu yang istimewa,
tapi kami berusaha untuk memberi keistimewaan.
Ide
awal munculnya KBKB sebenarnya merespon keprihatinan tentang dunia perteateran di Kota Malang, dimana
teater hanya berkembang dan hidup di kalangan pelajar dan mahasiswa saja, dan ketika
mencoba keluar dari sarangnya masing-masing (ternyata) masyarakat luar tidak ada yang mengenalinya.
Konon sejarah teater di Kota Malang pada era 70an telah menjadi salah satu
basis perteater di Indonesia. Maka dari itu dengan adanya KBKB ini harapan atau semangat untuk
menggairahkan berteater di Kota Malang kembali ada, tidak malah semakin lama semakin mlempem
dan tertinggal dengan kota-kota lainnya. Terlebih keprihatinan KBKB kepada
generasi muda yang tidak banyak mengerti bagaimana perkembangan teater dan
perjalanan teater di Kota Malang
itu sendiri, terbukti generasi muda yang sekarang sedang menggeluti teater,
tidak banyak yang mengenal
tokoh-tokoh teater Kota Malang, salah satu tokoh besar
Indonesia yang tinggal di Kota malang beliau adalah Dr. Hasyim Amir (alm) bersama teater Melarat. Dan semoga dengan munculnya KBKB, muncul pula gairah dan semangat baru
untuk menumbuh-kembangkan teater dan seni pertunjukan di Kota Malang. Serta gaya dan formula baru versi KBKB yang tidak melupakan sejarah dan
semangat berteater pendahulu di Kota Malang.
Mempertegas langkah
dan keinginan dari KBKB (pada awalnya) kami ber-sembilan, diantaranya; Sindu dhohir
Herlianto, Agus Fauzi R., Leo Tani Maju, Srey Wahyudi, M. Fathoni Rohman,
Andrean Fahreza W., Aga Shakti K., Dini
Alfianti, dan Denis Saraswati telah
sepakat untuk mengawali proses kreatif (tentunya penuh
kegembiraan dan ringan) dengan segera mengadakan pementasan teater (karena
sesungguhnya kelompok teater tanpa sebuah karya atau pementasan, tentu sulit
untuk menwujudkan eksistensi daripada kelompok tersebut). Maka KBKB mencoba
mengawali dengan menggarap naskah ringan (versi KBKB) yaitu “Dilarang Menyanyi
Di Kamar Mandi” yang merupakan adaptasi cerpen karya Seno Gumira Ajidarma.
Tahun baru 2011,
proses dengan naskah cerpen karya Seno Gumira Ajidarma dimulai, pekerjaan berat
namun harus tetap menyenangkan sudah tampak didepan mata. Proses penggarapan
dimulai dengan membahas naskah, sampai pada akhirnya menemukan bentuk atau
kemasan sebuah pertunjukan yang menarik, dengan didominasi permainan gerak dan eksplorasi
sebuah kamar mandi. Serta berbekal media frame atau
kotak imajinasi pada setiap aktor dengan gaya panggung semi arena menjadi satu kesatuan sajian unik versi KBKB,
sutradarapun terpilih saudara Agus Fauzi R atas kesepakatan semua anggota.
Sampai dengan munculnya tulisan ini, KBKB masih baru mengeluarkan satu
karya, namun sudah dipentaskan di empat kota di Jawa Timur dengan lima kali
pertunjukan, diantaranya: Sasana Budaya UM, Simonstok Batu, STKIP Pasuruan dan
Kampung Cempluk Kab. Malang. Akan tetapi
pada setiap pementasanya, KBKB selalu menyugguhkan tampilan yang berbeda,
dengan tetap melakukan banyak eksplorasi dan upaya untuk membuat lebih menarik
dari pementasan sebelumnya.
Saat ini, KBKB menambah anggotanya, menjadi lebih banyak dari sebelumnya. Berikut adalah
nama-nama anggota KBKB. Sindu dhohir Herlianto, Agus Fauzi R., Leo Tani Maju, Srey Wahyudi, M.
Fathoni Rohman, Andrean Fahreza W., Aga Shakti K., Ervin
El-Ramzane, Dini Alfianti, Denis Saraswati,
Okto Fajar Gandring, Avan Fauzi, Angga Tomblok, Chandra Sinosukhe, Lamda Super,
Nanang Segala Rasa, Hanif Habbiburrahman, Muckhlis Cristoper Reza dan beberapa teman sedang dalam proses untuk
bergabung.


program kerja sama pembagian dividi dan fungsinya harus klop...
ReplyDelete