NASKAH DRAMA REMAJA
BROWNIS KETAWA
BAGIAN I
Drama ini dibuka dengan setting
panggung yang meriah, panggung menggambarkan suasana lomba dan persiapan
latihan untuk pesta perayaan ulang tahun sekolah. Para OSIS dan kelompok ekstrakurikuler sedang
sibuk menyiapkan aksinya masing-masing. Sambil menata setting mereka
bersemangat dan saling memberikan semangat antara siswa perempuan dan siswa
laki-laki, dengan menyanyikan lagu dan menari bersama-sama:
Koor Perempuan
Kurasakan hangat indahnya sang mentari
membangunkanku dari tidur yang lelap
ini
Sinarmu yang terang mulai memasuki mata
dan mengusirku dari alam mimpi
Dan kini kubergegas tuk segera siapkan diriku
Dan kini kubergegas tuk segera siapkan diriku
tuk mulai menjalani hari ini
Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang
tersenyum
menyambut datangnya pagi iniDan kukatakan..
Selamat pagi!!
Selamat pagi!!
Embun membasahi dunia dan mulai
mengawali hari ini
Dan kukatakan
Berlahan terdengar suara musik jaipong dan para penari sedang latihan
di atas panggung. Sehingga memecah konsentrasi
anak-anak yang sedang ngobrol membicarakan kesiapan masing masing
kelompok yang akan tampil.
Kepala Sekolah : “Anak-anak. Untuk mengisi kegiatan sekolah
paska ulangan, kalian harus berlomba mengukir prestasi, mengusir
kemalasan, dan yang terpenting kalian selalu jauhi pengaruh buruk yang
mengancam masa depan kalian.”
“Semua mengerti?”
Semua : mengerti Bu!
Dan ingat anak-anak, nanti tanggal 10
Agustus, kalian akan tampil di panggung serta ditonton orang tua kalian…
Semua
siswa gembira menyambut pidato kepala sekolah…
Para siswa : Hore… Asyik…
Kepala Sekolah : Adit kamu sebagai ketua OSIS siap mengoordinir ya…
Adit : siap Bu.
Kepala
Sekolah : Oke. Sekarang silahkan
dilanjutkan..
(Kepala Sekolah keluar panggung)
Adit : Anggota OSIS, PMR, berkumpul…
Semua
Anggota : berlarian ke lapangan depan panggung.
Siap ketua...
Adit :
Kita akan bagi tugas untuk mengamankan jalannya kegiatan di sekolah ini. Tetap
waspada apabila ada hal yang mencurigakan. Oke terima kasih selamat bertugas
semuannya.
Semua Anggota : Siap
laksanakan.
Adit :
Siap-siap ya semuanya, kita akan melaksanakan gladi. Pertama tampil anak Tari, Niken silahkan…
Niken :
Teman-teman ayo…
Adit :
Tepuk tangan untuk kelompok tari… Selanjutnya kelompok musik. Aldo silahkan…
Aldo :
Oh iya… Tapi belum lengkap. Yang Lainnya saja dulu…
Adit :
Wah gimana sih. Kemarin kan sudah diberitahu jadwalnya. Payah anak band. Tidak disiplin. …
Aldo :
Iya saya juga tau. Makanya saya datang sekarang. Tapi kan saya tidak tau kalau Bayu
sam ricky nggak bisa datang…
Adit :
Denis, habis ini kelompokmu dulu ya…
Denis :
Oke kak. Dengan senang hati. (memanggil teman-temannya) Teman-teman
sudah siap kan?
Semua teman denis : Siap dong…
Adit : Sip. Bagus. Memang
juara kamu…
Denis : Teman-teman. Lest go…
Musik
iringan karate terdengar mengalun, dan para pendekar karate sedang memeragakan
jurus-jurusnya. Sayup-sayup terdengar adzan dhuhur.
Kepala Sekolah : Adit. Break dulu. Bilang ke yang lain ya
Adit :
Baik Bu.
Teman-teman. Stop. Break ishoma ya. Silahkan sholat dan
makan.
BAGIAN
II
Sementara Ricky dan Bayu sedang asyik
bersama teman barunya. Jarwo.
Jarwo :
Bayu, Ricky. Bagaimana tawaranku? Asyik? Ini roti buatan emakku. Enak lho..
Ayo habiskan. Kita Bersenang-senang…
hari ini kamu boleh makan roti sepuasnya. Gratis! Tapi ingat
besok kamu harus beli roti ini. Awas kalau nggak beli….
Ricky
: beres bang jarwo. Aku sama bayu
pasti beli
Bayu : Ayo rick. Waktunya kita latian
Jarwo : Lho? Kalian mau
kemana?
Ricky :
kita mau ke sekolah bang
Jarwo :
libur saja, ngapain sekolah..
Bayu : Kita mau ke sekolah
sebentar bang…
Jarwo : Okelah kalau begitu.
Kita ketemu besok ya. Saya balik juga..
Ricky
& Bayu : Iya, Ati-ati
bang…
Ricky dan Bayu asyik menikmati roti
dari Jarwo, mereka tertawa sambil menikmati roti brownis buatan jarwo.
Dennis :
Lho? Kalian berdua kok di sini, mengapa tadi kalian tidak latian bersama
Ricky dan bayu diam tidak menjawab
dennis, mereka berdua malah asyik tertawa
Denis :
Ricky… bayu… wah kalian melanggar. Payah…
Lalu
denis meninggalkan ricky dan bayu
Bayu :
Enak ya Nis rotinya…
Ricky :
Kok nis, aku kan Ricky
Bayu :
Oh iya… gara-gara roti yang enak, kita
sampai lupa…
Ricky :
Lha, kita tadi kan mau latian di sekolah…
Bayu :
sudahlah kita habiskan roti ini dulu. Hahaha…
BAGIAN III
Keesokan
harinya, suasana panggung seperti hari kemarin. Meriah… Kepala sekolahpun
datang utnuk memeriksa kegiatan para siswa. Dan sontak siswa siswi langsung
menepi dan diam siap menyimak babu kepala sekolah.
Kepala Sekolah : Kemarin ada info katanya kelompok band tidak bisa latihan
ya. Benar denis?
Denis :
Iya bu
Kepala Sekolah : benar mereka malah main-main di luar? Katanya denis juga
melihat Ricky dan bayu tertawa di pinggir jalan?
Denis :
Iya bu
Tiba-tiba
Ricky dan Bayu datang
Bayu
dan Ricky :Ada pasukan dari negri
kayangan
Gagah
berani dan tidak suka gengsi (nyanyi berulang-ulang)
Ricky :
Hari ini yang main pertama anak band ya…
Siswa-siswi : Ouw tidak
bisa. Giliran kamu nanti
Bayu :
kapan? Kita kok ditinggal?
Adit :
Bukan ditinggal. Kamu telat. Harusnya kemarin giliranmu. Tapi kamu tidak datang.
Kamu kemana saja?
Para Siswi : Iya nih.
Dasar payah…
Aldo :
kalian dari mana.
Bayu :
Biasa minggu kan libur. Kita tidak biasa bangun pagi
Ricky :
jadi nggak? Klo tidak jadi ya tidak apa apa..
Kepala Sekolah : Ricky dan bayu. Kamu sudah tidak disiplin. Kemana saja
kamu kemarin?
Bayu :
ada perlu sama bang jarwo bu
Kepala sekolah : Siapa jarwo?
Dari
jauh, suara Bang Jarwo teriakan memanggil Bayu dan Ricky
Bayu :
teman kita bu. Rick, itu ada bang jarwo…
Ricky :
Oh iya. Bang Jarwo! Jadi sekarang? Aku sudah bawa uangnya bang…
Adit :
Siapa itu Ric?
Bayu :
kamu pengen tau saja…
Aldo :
iya siapa Yu?
Bayu :
itu senior kita yang ngajarin aku dan Ricky main drum. Ayo Ric. Lest go…
Ricky :
Oke
Aldo :
Hei rick, bayu…
band kita gimana?
Kepala Sekolah : Wah ini sudah tidak benar. Seperti mereka itu yang tidak
babu sukai. Kalian adalah murid yang pandai dan rajin. Tidak boleh menggunakan
waktunya hanya untuk bermain-main saja. Ricky sama bayu harus diberitahu.
Mereka berdua juga murid yang berprestasi. Jangan Sampai mereka jadi suka bermain
dan tidak senang belajar
BAGIAN
III
Panggung
menggambarkan suasana seperti di taman. Ricky dan Bayu sedang asik ngobrol
sambil makan brownis dari bang jarwo.
Jarwo : (dengan nada membentak) mana Rick
uangnya
Ricky : Uangnya kurang berapa
bang?
Jarwo : masih kurang 20ribu
Rick, bayu mana uangmu?
Bayu : aku belum dikasih uang
jajan untuk hari ini bang…
Jarwo :
Aah, kamu itu lhoo… Sudah dikasi untung, malah merugikanku. Sudahlah kamu bayar saja, dan sekarang kamu tidak saya beri
roti
Ricky : tapi aku ingin makan
rotinya Bang. Rotinya bang Jarwo Enak banget..
Jarwo :
(nada Marah!) Enak saja. Kamu pikir ini roti biasa. Kalau masih mau roti ini,
bayar yang banyak…
Bayu : Kalau mau beli roti selain
di bang Jarwo dimana?
Jarwo :
Tidak ada. Ini bukan dijual secara umum, ini jualnya online. Hanya emakku yang
bisa buat. Sudah pergi sana kalau tidak punya uang.
Ricky : tapi bang. Tidak
kasian kita berdua.
Jarwo : Makanya. Sekarang mana
uangmu. Atau HP mu saja kasihkan saya…
Bayu : jangan Bang..
Jarwo : Halah, kamu ini..
(mereka bertiga sempat beradu mulut dan berkelahi)
Dari
jauh rupanya kepala sekolah diam-diam memperhatikan gerak gerik mereka bertiga.
Lalu…
Kepala Sekolah : Saya beli rotinya juga bang…
Mereka
semua kaget dengan kedatangan kepala sekolah
Ricky dan bayu : eh Bu
kepala sekolah (sambil salim)
Kepala Sekolah : Saya juga mau beli rotinya. Katanya uenak.
Bayu :
iya bu. Enak banget. Tapi mahal
Kepala Sekolah : Tidak apa-apa. ibu
kan punya uang. Mana? Ini ya bang jarwo?
Jarwo :
Oh… tidak dijual Bu
Bayu : : Kok tidak dijual bang?
Tadi kan bayu suruh beli sama ricky juga
Jarwo : : Ngomong apa to kamu ini
Yu. Maaf Bu sudah
habis
Kepala Sekolah : Lha itu yang di kantong kan roti juga to?
Jarwo :
Nganu bu. Ini kue Tar ulang tahunnya emak saya
Kepala Sekolah : ya sudah itu saja yang Ibu beli
Jarwo :
Nganu Bu… (jarwo semakin gugup dan takut
ketahuan kepsek)
Kepala Sekolah : Lho kenapa kamu kok jadi takut sama saya Wo? Saya kan mau
beli
Rotimu.
Ada yang aneh ya dengan roti kamu? Rotinya pasti enak..
Ricky :
Kenapa wajah bang Jarwo merah?
Bayu :
Sakit bang?
Jarwo :
Jangan Bu. Jangan marahi saya. Jangan laporkan
saya Bu…
Kepala Sekolah : enggak. Tenang saja. Ricky, Bayu dan bang jarwo. Sudah
gini aja. Kalian bertiga ikut ke sekolah ya. Sekarang kan jadwalnya gladi
bersih juga. Sekalian nanti bang Jarwo lihat pentasnya adit. Nanti Ibu jelaskan
disana ya? Ayo…
BAGIAN
IV (TERAKHIR)
Suasana sekolah ramai sekali. Panggung
dipenuhi siswa yang sedang sibuk mempersiapkan pagelaran nanti malam. Dari
masing-masing ekstra sibuk mempersiapkan diri. Terlihat pramuka sedang
menyiapkan simapurnya. Tari dengan jaipongnya. Dan yang lain sibuk menata pita
dan hiasan lain. Tiba-tiba kepala sekolah memberhentikan kegiatan sejenak.
Wushu memperagakan jurusnya, basket,
karate juga sedang berlatih
Kepala Sekolah : Anak-anak. Mohon perhatian sebentar
Semua terdiam, dan focus kepada kepala
sekolah
Kepala Sekolah : Anak-anakku sekalian. Mohon didengarkan apa yang Ibu sampaikan. Kalian lihat disamping saya
ada siapa saja. Mereka bertiga ini sebenarnya adalah murid yang berprestasi,
namun selama ini kurang perhatian dan salah pergaulan. Saya pun mengamati
bagaimana gerak-gerik kalian, apalagi di sekolah ini sudah ada CCTV, jadi semua
bisa dilihat. Terutama Ricky dan bayu. Jadi kalian harus hati-hati, dan untuk
semuanya juga. Mungkin kalian tidak mengerti, bahwa roti yang kalian makan itu adalah
roti yang mengandung narkoba.
Semua Siswa : hah? Narkoba!
Kepala Sekolah : Iya, yang membuat masa depan kalian suram. Jauhi narkoba
Mari
memberantas narkoba mulai sekarang.
SAY NO TO DRUG!!!!
Semua
Siswa : SAY NO TO DRUG
Semua menyanyi dan menari bersama-sama…
Narkoba adalah musuh negara
Musuh rakyat musuh kita semua
Mari kita perangi
Marilah kita basmi
Sampai ke akar-akarnya
Musuh rakyat musuh kita semua
Mari kita perangi
Marilah kita basmi
Sampai ke akar-akarnya
Jadikanlah Indonesia Negara
Yang bebas dari jeratan narkoba
Jadikan Indonesia bangsa yang sehat cerdas
Berakhlak mulia maju dan jaya
Yang bebas dari jeratan narkoba
Jadikan Indonesia bangsa yang sehat cerdas
Berakhlak mulia maju dan jaya
Bangunlah bangsaku
Bangunlah rakyatku
Raihlah masa depan ceria
Bangunlah rakyatku
Raihlah masa depan ceria
Satukanlah visi
Satukanlah misi
Perangi dan hancurkan narkoba
Satukanlah misi
Perangi dan hancurkan narkoba
Bersama kita bisa
Perangi skarang juga
Perangi skarang juga
Comments
Post a Comment
mendekatlah untuk berbagi dan saling memaklumi