ADAB MURID
SANG MURID LUPA
BAB ADAB
“Barangsiapa
salah jalan, tentu akan tersesat tidak sampai tujuan.”
Maaf! Saya
menulis ini tidak sedang berkeluh kesah, tetapi dalam proses kembali belajar
dan memahami atas apa yang terjadi mengenai perilaku belajar kita dewasa ini.
“Mari belajar
adab, sebelum belajar ilmu lainnya”
Sebagai murid
yang baik, hendaknya kalian tidak melupakan bab adab dalam menuntut ilmu. Adab
seorang murid terhadap sang guru ialah tunduk dan patuh ‘marang’ sang guru.
"Jangan lihat gurumu, lihatlah ilmu yang akan diberikan kepadamu".
Dengan mempelajari adab, engkau jadi mudah memahami ilmu. Pintu masuknya ilmu
itu melalui adab. Adab yang baik membekali sang murid mudah menerima ilmu,
begitu sebaliknya murid menjadi susah menangkap ilmu yang diberikan gurunya
manakala sang murid mentang-mentang dengan gurunya.
Dalam
mukaddimah Taklim Muta’alim, Syaikh Burhanuddin Az zannuji menyampaikan terkait
adab seorang murid, bahwasanya ketika murid sudah bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu, tapi
banyak dari mereka tidak mendapat manfaat dari ilmunya, hal itu terjadi karena ada
cara yang keliru dalam menuntut ilmu dan syarat-syaratnya juga mereka
tinggalkan.
“apakah adab
menuntut ilmu sudah diajarkan di sekolah kita?”
Mari sama-sama
merenungi atas nasib krisis keteladanan di negeri ini. Mari kembali
bersama-sama kita belajar dari awal.
Tidak perlu ada
pembanding-bandingan antara murid jaman dulu dengan murid sekarang. Tidak perlu
mengklaim murid jaman dulu penurut dan murid sekarang lebih berani, juga tak usahlah
menyalahkan atas apa yang terjadi di dunia pendidikan kita saat ini.
Yang perlu kita
sadari sekarang adalah "Adanya ancaman ketidak seimbangan antara kemampuan
kecerdasan dengan perilaku dalam
kehidupan sehari-hari". Miris!
"Adik-adikku
sing lagi sinau, ojo lali kewajibanmu dadi murid kudu paham bab adab, adabe
murid marang gurune iki ono dununge".
Dalam pandangan
hidup orang Jawa, banyak ditemukan falsafah sikap hidup yang bisa kita
teladani,
"pasrah
bongko'oan marang gurumu, ikhlas no awakmu"
Dalam bab adab,
menyebutkan ada sikap ikhlas yang harus dikedepankan, karenanya tidak akan
mendapatkan ilmu yang bermanfaat jika murid merasa tidak ikhlas dalam mencari
ilmu. "Dadi murid iku yo kudu temenan" Maka tidak dibenarkan juga,
bila sang murid itu bermalas-malasan. "dadi Murid kok ora gelem diwei
tugas, males nggarap PR, dadio pesawat
ae beb iso miber, ben lugur menisan"
"kendel,
bandel, lan ngajeni, tur kudu andap asor"
Menjadi murid
memang dituntut berani, seperti halnya berani bertanya berani berpendapan tapi
jangan kebablas berani melawan. Sekalipun salah, silahkan diluruskan tapi
jangan melawan. Murid haruslah "andap asor" Tidak boleh sombong dan
tidak boleh malu dalam menuntut ilmu. Guru hanya orang yang biasa dan hanya
lebih dulu mengetahui daripada kamu. Bukan orang yang pintar dan menganggap
murid bodoh.
Mari mulai dari
nol!

Comments
Post a Comment
mendekatlah untuk berbagi dan saling memaklumi