NASKAH DRAMA REMAJA JAMAN NOW


Remaja Jaman Now
oleh : Dwiky 
Cerita dimulai dengan seorang siswa yang berbagi pengalamannya selama masa SMA. Satu persatu siswa itu menyebutkan keadaan-keadaan yang pernah ia lihat ketika di sekolah. Dan mulai bercerita.
Pemeran: Erni,Riska,Amal,Ririn,Sumarni,Bayu,Simau,Geri,Dea,Eka,Viva,Sintia,Rosa,Jimmi,Sakidan,Tibo
Skenario
Disuatu pagi yang cerah. Dua orang Reporter mendatangi seorang siswi yang cukup terkenal di SMA 1 Sambas  untuk diwawancarai.
Riska           : (Menghadap kearah kamera) Udah rapi kah aku ?
Sakidan      : (Mengacungkan jempol kehadapan kamera) Oke, mantap. Siap-siap
Riska          : (mengangguk)
Sakidan      : (memberi kode dari belakang kamera)
Riska          : Pemirsa hari ini kita akan bertemu dengan Erni Hartati salah satu bintang remaja terkenal yang sedang naik daun belakang ini. Kita akan mengetahui apa saja kegiatan yang dilakukannya selama bersekolah. Disini kita juga akan mendengar cerita Erni dan mendengar  pendapatnya mengenai sikap-sikap remaja masa kini.  Mari ikuti kami pemirsa.
Dilain tempat..
Sintia : Eh, Erni reporter datang, reporter datang ! (sedikit berteriak)
Erni            : Hah ! Serius loh ?
Sintia : (mengangguk) yo liatlah (menunjuk ke arah wartawan)
Erni            : waduhhduhh Eh aku dah cantik sin ? (merapikan rambut)
Sintia          : Sudah sudah cukup cantik lah kau sudah.
Erni            : Baguslah. Udah kau sana dulu jangan disini (mendorong Sintia agar menjauh)
Sintia          : (cemberut) oke oke pergi aku, gak usah dorong dorong bisa kan ?
Erni            : ( tersenyum percaya diri, dan melambaikan tangan)
Saatdi tangga
Kedatangan dua reporter mengakibatkan kehebohan bagi seluruh siswa SMA terutama teman-teman sekelas Erni.
Riska          : (mencari-cari keberadaan Erni) Hah itu dia, cepat-cepat.
Erni            : (Berpura-pura memainkan Hpdansoksombong)
Riska          : (Tersenyum sumrigah) Hai Erni selamat pagi
Erni            : Hai. Selamat pagi juga. Siaran langsung ya ?
Riska          : Kedatangan kami kesini untuk melakukan sedikit wawancara.
Erni            : Oh..gitu ye boleh-boleh. Tanyak kan aja semuanye
Riska          : Boleh saya langsung saja ?
Erni            : oh, iya tentu tentu
Riska          : Erni sekarang kan sudah kelas 12 iya ?
Erni            : (mengangguk)
Riska          : Dan pastinya sebentar lagi mau ujian dan tentu saja pasti akan berpisah dengan teman-teman. Jika kita berbicara mengenai remaja masa kini, menurut Erni sendiri. Sifat dan karakter Erni, atau teman-teman semasa SMA ini yang paling sering maupun yang sering terlihat dan yang sering dilakukan anak SMA itu seperti apa ?
Erni            : (berpikir keras) ya mungkin yang pertama. Sering datang terlambat misalnya disuruh nunggu di depan pagar pasti banyak alasan yang digunakan untuk bisa masukkesekolah.
___________________________________________________________________________
Seorang siswa laki-laki terlihat berdiri dihadapan pagar sekolah bersama dengan sepeda motornya.
Jimmi          : Buk, buk, toloong saya buk. Saya cume telambat 5 manit. Tolong bukagerbangnya
Bu eka        : Biarpun Cuma 1 manit kamu telambat saya tidak akan buka. Kan saya udah ngomong minggu lalu. Saya gak akan berikan toleransi. Sekarang tunggulah di sini sampai jampelajaran ke-3.
Jimmi          : Tapi, buk. Tadi saya adalah sedikit masalah dijalan.
Bu Eka       : Banyak alasan
Jimmi          : Saya tadi itu kehilangan kunci motor.
Bu Eka       : Saya gak mau dengar alasan apa apa
Jimmi          : buuuk... saya ada ulangan biologi jam pertamatolonglahijinkan saya masuk buk
Bu Eka       : Iya salah kamu,bangun tidur pagi, berangkat sekolah pagi, nyari kunci pagu, bocoran ban pun masih bisa pagi jadi kau bisa numpang dengan teman karna masih ada waktu. Jadi ibuk minta kau nunggu disitu. (pergi begitu saja, meninggalkan jimmi diluar pagar)
-
Erni            : (tertawa) lucu bayangkan lucu sekali kan seperti itu.
Riska          : Kira-kira apa ada hal lain lagi ?
Erni            : eeemmm, sebenarnya banyak. Yang kedua suka bertengkar, atau keras kepala kadang-kadang bantah omongan guru.

___________________________________________________________________________
Jimmi          : (Mengetuk pintu kelas dan langsung menyelonong masuk)
Bu Dea       : Hei, hei kamu mau kemana?
Jimmi          : Duduk buk
Bu Dea       : Enak saja. Sini dulu
Jimmi          : Untuk apa buk
Bu Dea       : Untuk apa ! Untuk apa, ya berdiri di sini lah..
Jimmi          : (berdiri terpaksadanwajah yang merengut)
Bu Dea       : Sini. Doa dulu kayak teman-teman kamu. Enak saja ketuk pintu masuk ke kelas, lewat depan saya tanpa bicara dulu, eh main duduk-duduk saja. Sudah terlambat membantah pula.
Jimmi          : Iya buk maaf kan saya
Bu Dea       : Ya udah doa dulu kamu.
Jimmi          : Disini buk ? ( menunjuk lantai)
Bu Dea       : Bukan. Di lapangan saja. Ya disinilah, pintar sekali.
Semua Siswa: (tertawa)
___________________________________________________________________________
Erni            : Yang ketiga, sifat malas memang semua siswa mungkinpunya rasa itubukan hanya siswa SMA aja yang suka tapi SD, SMP pun sama. Kasian guru nya si


___________________________________________________________________________
(Bel jam pelajaran ke dua berakhir)
Tibo            : berdirii,ucap salam.
Semua siswa : Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bu Dea       : (keluar dari kelas)
Rosa           : Woii teman teman! pak Mauladha ngasih kabar nih. Jadi fisika kite kosong.
Semua siswa : (Bergembira dan bersorak) Yeeeeeyyyyyyyy
Jimmi          : Yes ! Yes ! Yes !
Sakidan      : Bayu kantin yuk !Jimmiikutgaklu?
Bayu           : Okee
Jimmi          : Gakdehcapekgue
(Semua siswa membuat keributan)
Amal, riska : Yes !
___________________________________________________________________________
Erni            : Sebenarnya mashh banyak kok sifat-sifat kawan Erni SMA yang menarikdiceritekan
Riska          : Kalau begitu ceritakan saja.
Erni            : Hehe, gak apa apa tapi ?
Riska          : Semakin banyak yang Erni ceritakan, fans Erni makin suka sama Erni.
Erni            : Okelah ketika tiba-tiba ada guru yang datang ke kalas

___________________________________________________________________________
          Semua siswa yang tengah berisik, berkeliaran dimana-mana, tertawa terbahak-bahak, seketika diam dan berbondong-bondong kembali ke tempat duduk masing-masing saat melihat seorang guru datang menuju arah kelas
Geri            : Pak Mauladha, Pak mauladha Woi... sssst..ssstt
Geri            : ssstt...
Semua siswa : (duduk rapi)
Tibo            : Berdiriiii, Ucap salam
Semua siswa : Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pak Mauladha : Sebelumnya saya minta maaf atas keterlambatan saya. Tadi saya ada masalah sedikit. Dan saya pun minta maaf lagi karna hari ini tidak bisa nyampaikan materi
Geri             : Yayyy ! (langsung menutup mulut)
Pak Mauladha : Suka ya nampaknya ? (tertawa sedikit)
Semua siswa : Yaaayyyy..
Pak Mauladha : Boleh suka, tapi sayaakan bari tugas. Bukak halaman 155.  Kerajekan dari 1-15.
Geri            : ooohh..dikiiitt...gampang pak e
Pak Mauladha : Ngertisemua ??
Semua siswa : Ngerti paak..
Beberapa menit kemudian setelah ditinggal olehpakMauladha
Ririn           : Idan, kau udah berapa yang sudah dikerjakan?
Sakidan      : Belom semua lah hehe. Coba lihatpunyamuyuBayu!
Bayu           : Nah, masih kosong liatlah.
Sintia           : (menyikut Erni)
Erni            : Ada apa kau ?
Sintia           : Udah nomor berapa kau ?
Erni            : Woi, gak usah tanya tanya aku. Biarkan aku diam mengerjakan soal ini, supaya aku jadi orang pintar di dapan dia hehe (mendelik ke arah bayu)
Erni            : Yaayyy...Aku dah selesai tugas fisika... !!
Ririn           : Pinjam Ni

Dilainwaktusaat Ujian kenaikankelas (UKK)
Jimmi          : sssst...ssstt... no.12
Amal          : (menoleh ke belakang) A
Dea             : ssstt...Sumarni...sssttt... (menunjukkan kertas)
Sumarni      : D,B,C,D,E
Geri            : (menulis sesuatu lalu memberikannya pada simau)
Simau         : Siipp (menunjukkan jempol)
-
Waktu Ulanganharian
Sakidan      : (membaca buku dibawah bangku) oh yang benarjawabannyaA
Ririn           : nomor berapa itu ?
Sakidan      : Ah pingin tau kaunih, kerjakansendirisanaheheh.
Jimmi          : (memegang catatan kecil)
Dea             : Jim, lihat dong catatannya.
___________________________________________________________________________
Erni, Riska : (Berjalan bersamaan menuju kelas)
Dari kejauhan tepatnya di depan pintu kelas. Rosa dan Sumarni memperhatikan Erni.
Rosa           : Ihh...apa coba canteknya die ... Aku lebihcantik lah. Lebihputhh, dia apaankulithitam. Seharusnye aku yang di diwawancarai tuh. Yang terkenal seharusnya aku, bukan dia
Sumarni      : Sama-sama cantik kita nih tak ada yang harus dengki.
Rosa           : Cantik aku lah. Aku baik dan gaksombong kayak dia.
Sumarni      : Eh udah lahgakusah di masalahkan dah, masok ajalah ke kalas.

          Sebelum mereka masuk. Rosa dan Sumarni berbisik bisik. Mereka berdua melihat Tibo dan seorang siswa ganteng berjalan berdampingan. Dua siswa laki-laki tersebut berjalan mengikuti Riska, dan Erni.
Rosa           : Sumarniii...Liatlah-liatlah...dia ganteng tuhh ganteng banget tuhh
          Salah satu anak laki-laki itu dengan PD-nya tersenyum seakan dia yang dibicarakan. Ketika hampir mendekati pintu kelas dan melewati Rosa juga Sumarni. Salah satu anak laki-laki itu, menghampiri Rosa dan Sumarni
Tibo            : (berlagak ganteng) Haiii cewek pertama yang bilang aku ganteng (dengan wajah yang sok keren)
Rosa           : Ihh PD kali kau bocah... Wleeekkk. Sumarni minta kresekhitam. Aku rasa mau muntah.
Tibo            : Aku emang udah ganteng woiii
Sumarni      : Tibo bukan kau yang ganteng.
Rosa           : Ntah bocah ini..issshhhh...dibayar lima juta pun aku gak mau bilang kau ganteng.
(masuk ke kelas, menuju bangku dan duduk disertai dengan mengeluarkan cermin)
Dea, ririn    : ( makan sambil memainkan hp)
Amal, eka   : (berdiskusi)
Bayu           : (bermain hp)
Geri            : (bermain games sambil mendengar musik)
Viva,sintia  : (mengerumpi)
___________________________________________________________________________
Selama bercerita Erni terlihat sangat semangat, tapi tiba-tiba...
Bayu           : ( Berdiri dan berjalan keluar kelas melewati Erni dan reporter)
Erni            : ( Tiba-tiba, terdiam)
Riska,kameramen : (Saling menoleh bingung)
Beberapa saat kemudian, Bayu sudah menghilang dari pintu Erni kembali bersikap seperti biasa
Erni             : (terkekeh) tolong yang tadu itu di cut
Riska          : oh tenang saja(dengankepalamengangguk)

Erni            : Bise Erni lanjutkan ?
Riska          : Oh iya tentu ?
Erni            : Nah, menurut pengalaman Erni. Biasenya kalau kawan seangkatan Erni ada yang  nakal dikit, dia pasti suka membesarkan masalah kecil samapai jadi besar.



          Ketiga orang itu, Erni, Riska dan juga kemeramen terpancing akan sesuatu. Beberapa orang siswa memasuki kelas dengan wajah yang terlihat marah.
(datanglah Bayu dan Jimmi) GERI ! mana Geri... Sinilahkau ! Bayu panggil kan kawanmu itu
Bayu           : Mau ade apa sebenarnya ?
Semua siswa : (sibuk mencari-cari Geri)
Dea             : (sedikit terkejut) Geri ! kemana lah kau ini
Semua siswa mengarah ke Geri yang berada di pojok kelas. Ia bersembunyi.
Jimmi          : Sini kauger (menunjuk Geri)
Erni            : (melihat kameramen yang masih merekam) Ehh..tolong-tolong yang itu jangan direkam.
Geri perlahan berjalan mendekati Bayu danJimmi.
          Kemudian tanpa angin tanpa ribut, Bayu tertawa terbahak-bahak. Dan semua orang yang berada didalam kelas maupun diluar kelas keheranan.
Riska          : Bayu ngape ? (menyikut Erni)
Erni            : Mane aku tau, jangan nanya ke aku.
Riska          : Yo kan kausuka dengan die. Tiap hari aku meliat kau memperhatikan Bayu terus. Aku kirakamu tau semua nya.
Erni            : Mana adaaku tau, aku gak suka memperhatikan dia ye. Tunggu dulu kelanjutannya.
          Bayu perlahan berhenti tertawa. Pandangan nya menyebar ke seluruh penjuru kelas. Hingga sampai pada bangku terbelakang ia menunjuk seseorang
Bayu                    : Ririn, oi Ririn
Ririn           : (melepaskan pandangannya dari arah Hp) Apa ?
Bayu                    : Tau ga sapa aja yang manusia di sini ?
Ririn           : ( Heran) kita semue lah, Ngapa lu nanya gitu?
Eka             : Eka ngerti sekarang. Kejadian itu mirip dengan Amoeba. Tau kan Amoeba. Nah, sifat manusiawi manusia betul-betul mirip dengan sifat Amoeba saat bereproduksi. Yang siklusnya dimulai dari, satu buah sel Amoeba membelah jadi dua buah sel Amoeba. Kemudian, Dua sel Amoeba membelah diri lagi menjadi empat buah sel. Selanjutnya empat buah sel membelah diri lagi menjadi delapan sampai seterusnya hingga terciptelah beratus-ratus milyar Amoeba yang nantinya akan nimbulkan suatu kekhawatiran dalam tubuh orangnya.
Erni            : Iye. Erni setuju dengan Eka. Kejadian itu memang mirip dengan kasus beberape minggu yang lalu. Waktu dimane Erni dengan Rosa sampat bercekcok. Dimulai dengan kami berdua yang buat masalah, hingge hampir sebagian warga sekolah ikut-ikutkelaiseperti kami. Pada awalnya, beberape kawan Erni cuma mau membantu melarai kami berdua tapi akhirnya semua ikut-ikutan kelai. Mirip dengan Amoebamemang.
Semua siswa : (tertegun dan menampilkan berbagai macam Ekspresi)
Perlahan namun pasti, semua mulai meredakan amarahnya. Tapi, tetap saja ia masih kesaldenganperbuatanjimmi. Disela-sela keheningan siswa yang tampaknya baru tersadar akan sesuatu, Bayu mengacungkan jempolnya kepada Eka dan Erni sebagai tanda terima kasih karena telah membantu Bayu dalam meredakan perkelahian yang hampir saja terjadi.
Bayu           : Nah, pertanyaan terakhir. Untuk ku sendiri, dan kawan-kawan yang adq di sini semuanya dan tanpaterkecuali yang ade di depan pintu kelas. Apa ada yang suka perkelahian, pertengkaran, percekcokan, kerusuhan ataupun tawuran ? (mengedarkan pandangannya keseluruh kelas)
Bayu           : Saya sebagai salah satu manusia disini tidak suka dengan yang namanya kelai, betangkar, cekcok, kerusuhan atau tawuran. Tapi saya suka dengan misalnya ada yang punya pendapat yang same dengan saya.
Tidak lama setelah Bayu mengungkapkan hal itu, seorang siswi yang berada di bangku belakang pertama kali menunjuk tangan.
Viva           : Mari kite mulai dari dengan jadi bakteri baik yang membelah dari satu menjadi dua, dari dua menjadi empat dari empat menjadi delapan, hingga sterusnya menjadi enam belas dan ratusan juta bakteri baik. Bakteri baik yang akan melindungi  semuanya. Sama seperti kita yang akan menjadi siswa yang baik,bermoral, dan cinta damai. Yang baik untuk dirinya sendiri, keluarga, sekolah, bangsa, dan negara.
Jimmi          : Karna kita adalah remaja jaman now
Satu persatu siswa mengangkat tangan mereka, karena setuju dengan apa yang baru saja dikatakan Bayu, Eka, Erni,Viva, juga jimmi.
Amal          : Remaja jaman now ya remaja masa kini, generasi modern, yang akan jadi penerus bangsa yang baik untuk bangsa dan negara.
All siswa    : ooohhh..
Erni            : Kawan-kawan yang bijaksana, pintar, sabar, cinta damai dan tentunya punya tali persahabatan dan persaudaraan yang sangat kuat dan erat. Dan yang terakhir, remaja masa kini jauh dengan masalah...??
Semua Siswa : PERCINTAAN !!!..... (Tertawa keras bersama-sama)

BIOGRAFI PENGARANG CERPEN
Nama saya adalah Dwiky Firmansyah, Lahir di Malang, 23 April 1999, Terlahir di desa agak pinggiran kabupaten Malang. Sejak kecil selalu di nasehati oleh orang-tua untuk selalu rajin beribadah, jujur dan baik terhadap sesama.
Memulai pendidikan di SDN 1 Sudimoro Bululawang, kemudian setelah lulus melanjutkan pendidikannya di MtsN Malang 1. Selepas lulus dari Mts dan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Bululawang.
Pada saat ini masih kuliahsemester 5 diProdi Pend.Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Universitas Negeri Malang (UM)


Comments

Popular posts from this blog

NASKAH DRAMA ANAK YANG DURHAKA

ULANG TAHUN

Drama ANAK-ANAK TK