NASKAH DRAMA SOBAT AMBYAR MENCARI CINTA
SOBAT AMBYAR MENCARI CINTA
Oleh :
Aji Arif
Sinopsis : Paulo
dan Alex sedang membicarakan prediksi masalah masa depannya kelak ingin menjadi
apa dan ingin mempunyai cewek idaman seperti apa namun untuk masalah cewek
idamannya seperti apa mereka sepakat untuk mencari cewek idaman seperti
wajahnya yang cantik, tubuhnnya berbentuk sempurna dan yang terakhir bisa
diajak kemana-mana. Namun seiring berjalannya waktu mereka berubah pikiran
karena telah bertemu Firdaus. Akhirnya mereka tetap memilih persahabatan
daripada mengejar Firdaus.
Babak 1
Di gubuk asmara Paulo Pablo dan Alex sudah
berjanjian untuk bertemu, mereka berdua hendak membicarakan wanita yang
dilihatnya seharian ini. Paulo yang berkegiatan di pasar akan menceritakan
wanita kepada Alex sedangkan Alex yang hari ini berkegiatan di mall akan
bercerita wanita yang dilihatnya kepada Paulo.
Paulo : Ah, aku sudah sampai duluan, ternyata Alex
belum datang, aku setel musik aja
sambil nungguin Alex.
Alex :
Maaf blo aku baru sampai, tadi ada cewek cantik di depanku jadi aku
membututinya dari belakang untuk bahan penelitian.
Paulo : Bahan penelitian? Maksudmu apa lex? Untuk
apa? Dimana lex? Dengan siapa lex? Semalam berbuat apa lex?
Alex : Hus, kamu ngomong apa blo? Kok kaya orang
nyanyi sambil ngamen kamu tanyanya.
Paulo : Aku cuma penasaran aja lex, memang seberapa
cantik sih cewek yang kamu buntuti tadi kok sampai dibuat bahan penelitian?
Alex : Cewek yang kubuntuti tadi berpakaian
seksi blo, matanya menggoda badannya aduhai. Ketika ia lewat selalu ada orang
yang meliriknya, dan aku termasuk orang-orang yang beruntung.
Paulo : Apa? Segitukah kamu menyikapi seorang cewek
yang berjalan di depanmu? Jangan-jangan yang kamu buntuti itu istri orang ya?
Alex : Kamu makin lama makin ngeselin ya blo,
aku ini lagi cerita riang gembira tau! Jarang-jarang aku beruntung sehari ini.
Paulo : Iya-iya, terus apanya yang kamu jadikan
bahan penelitian lex?
Alex : Itu blo, badannya yang seksi, nanti aku
akan mengamati berbagai bentuk tubuh wanita yang ideal bagiku haha.
Paulo : Dasar kamu ya, emang mesum, dasar otak
mesum. Gak heran jika teman-temanmu memanggil petapa mesum!
Alex : Hahaha santai blo, masa muda hanya datang
sekali jadi dikmati dengan santai.
Paulo : Lalu? Bagaimana dengan penglihatan visualmu
dengan cewek yang kau lihat hari ini di mall? Bagusan mana dengan yang kamu
lihat barusan?
Alex : Aduh ternyata duMonica ini gak sempit
blo, benar-benar luas sekali
Paulo : Maksutnya luas?
Alex : Berbagai macam ras, suku, adat, budaya
bahkan negara di mall semuanya ada blo, 97% cantik semua, kalau aku boleh
berharap aku boleh dikasih satu yang cantik.
Pablo : Wah kamu ya memang mata keranjang, tapi aku
juga gak kalah nih penglihatanmu dengan kamu lex.
Alex : Wah masak iya? Yang bener? Paling kamu
lagi berhayal bebas ya? Haha
Pablo : Nggak lex, walaupun di tempat sederhana di
pasar tadi, aku melihat beberapa gadis yang kalem dan cantik wajahnya seperti
keturunan priyai kerajaan, ada salah satu cewek yang cantik tadi menatapku
seakan-akan ingin adu tatap, betapa indahnya hari ini, dan aku termasuk
orang-orang yang beruntung.
Alex : Memang seberapa cantiknya sih cewek yang
ada di pasar? Bukannya banyak yang cantik dan menggoda di mall ya?
Paulo : Wah kamu terlalu meremehkan cewek remaja
yang ada di pasar ya lex, matanya sayu, bibirnya pink, rambutnya lurus,
wajahnya polos cantik, senyumannya itu loh buat hatiku langsung rontok. Serasa
ingin nembak langsung aku tadi.
Alex : Hah senyuman? Hah nembak? Kamu ingin
membunuhnya ya ketika ia senyum?
Paulo : Bukan nembak pakai peluru lex! Maksudku
nembak perasaan atau mengungkapkan cinta padanya karena udah kesemsem sama
senyuman manisnya padaku hehe.
Alex : Haduh jangan-jangan kamu tadi ketika
cewek yang kamu liat pasti kamu rayu ya? Kamu goda ya? Kamu genit ya?
Paulo : Hehe iya lex, tadi aku langsung
mengeluarkan keahlianku, karena aku sudah punya jurus yaitu 3M yaitu merayu,
menggoda, dan menatap. Menurut hasil risetku selama ini ketika aku menerapkan
jurus 3M punyaku itu, 98% cewek langsung baper dan naksir aku lex walaupun aku
cuma orang biasa.
Alex : Wah kamu dasar emang genit, gak heran
jika teman-temanmu memanggilmu petapa genit!
(Merekapun pergi ke rumah masing-masing
setelah menceritakan apa yang mereka lihat hari ini.)
Babak II
Sama seperti anak
lainnya, Paulo dan Alex merupakan satu teman sekolah di SMA. Sekolahnya juga mempunyai siswa-siswi yang populer atau
istilah lainnya yaitu ‘Hits’. Apalagi sekolahnya adalah SMA yang bergengsi, itu
lah yang menjadikan banyaknya siswa-siswi hits, salah satunya sebut saja
namanya Firdaus.
(taman
sekolah, pagi hari waktu istirahat)
Firdaus :
(jalan buru-buru mau ke perpus)
Alex : (jalan dari arah berlawanan, sambil main
hp)
(Alex
nabrak Firdaus dan semua buku yang dibawa Firdaus terjatuh)
Alex :
“Duh sorry ya. Gak sengaja (lalu
mengambil hp yang jatuh dan bantuin Firdaus mengambil buku, ternyata tangan
mereka tak sengaja bersentuhan)
Firdaus :
“Tidak apa-apa. Hape anda juga terjatuh ? maafkan saya. (berdiri)
Alex
: “ah, no problem. Aku bisa beli lagi nanti. (seraya mengibaskan tangan gaya
sombong)
Firdaus :
“Ya Sudah saya duluan ya. Mau cepat-cepat pergi ke perpus.”
Alex
: “oh iya ya silahkan.(memberi Firdaus
jalan)”
Firdaus :
(menunduk dan tersenyum tipis pada Alex)
Alex :
“itu cewek cantik juga, tapi sayang keliatannya cupu gitu apalagi dia pakai
bahasa baku banget lagi. Kalo aku ceritain ke Paulo pasti dia ketawa.”
(ternyata
dari jauh Paulo memang sedang melihat Alex yang sedang tersenyum memandang
punggung Firdaus, kemudian Nia menghampiri Alex)
Paulo : “Bengong aja.”
Alex : “eh kamu blo,”
Paulo : “liat apaan sih kamu tadi ?
senyam-senyum sendiri kaya orang gila.”
Alex : “ah, ngga apa-apa. Lucu aja orang
tadi.”
Paulo : ”hape kamu kenapa lex ?”
Alex : “oh tadi jatoh.”
Paulo : “ko kamu biasa aja ? itu kan hape
kesayanagan kamu.”
Alex : “gak apa-apa kali, justru kalo rusak
ada alesan buat ganti hape baru. Udah ya aku cabut dulu mau ke kantin nih. Ikut
ga ?”
Paulo : “(menggelengkan
kepala sambil menjawab sinis) udah kenyang!”
Alex : “Ya udah aku duluan ya, byeee..”
Paulo : “(menatap kepergian Alex, lalu dalam hati ia berkata : Ini pertama
kalinya aku liat Alex menatap cewek sekagum itu. Bahkan dia gak pernah liat
kamu kaya gitu. Itu berarti cewek tadi spesial buat dia, dan aku gak akan
pernah rela kalo orang itu jadi orang penting di hati dia, aku harus cari tahu
tentang cewek itu, HARUS!!!.)”
Babak III
Setelah Paulo mengetahui jika Alex menaruh
perhatian pada Firdaus, Paulo langsung bergerak cepat untuk segera mendekati
Firdaus, supaya Firdaus tidak menjadi orang penting dihati Alex.
Firdaus : (duduk melamun di bangku taman sambil
melihat brosur perlombaan (king & queen)
Paulo :
Hei sendirian aja!
Firdaus :
Anda Paulo bukan?
Paulo :
Iya, kamu kenal aku?
Firdaus :
Siapa pula yang tidak mengenal anda. Bahkan dihari pertama anda masuk sekolah
anda sudah dikenal banyak orang. Lagipula saya kan sekelas dengan anda.
Paulo :
sorry sorry ko aku ga tau ya. Mmm.. emang nama kamu siapa?
Firdaus :
nama aku Firdaus, bisa dipanggil Firda. (Bersalaman)
Paulo :
Kamu kenapa liatin brosur itu? Kamu pengen ikutan acara itu?
Firdaus :
Ah ini (terlihat gugup dan grogi, kemudian menghela napas) sebenarnya saya mau
mengikuti acara ini. Tetapi saya ragu. Saya pikir saya tidak mempunyai
kesempatan untuk menang. Saya memang mumpunyai bakat, hanya saja saya tidak
terlalu percaya diri jika berada didepan banyak orang. Saya yakin pemillihan king and queen pasti membutuhkan serangkaian tes yang panjang, bagaimana
saya bisa menang jika saya saja tidak bisa mengemukaan pendapat saya karena
saya pemalu dan tidak percaya diri.
Paulo :
Tenang aja aku bisa bantu kamu. Tapi kamu harus janji satu hal ya.
Firdaus :
Apa itu?
Paulo :
Kalau kamu menang, kamu harus jadi teman satu gengku, dan hilangkan gaya
bahasamu yang baku itu.
Babak IV
Setelah hari dimana ada sebuah janji antara Firdaus dan Paulo,
Paulo dengan sejuta rencananya mengajarkan Firdaus bagaimana cara supaya menang
King and Queen. Dengan maksud terselubung Paulo berusaha mengajarkan Firdaus
dengan teliti.
(berisi adegan) :
Firdaus yang berusaha berjalan layaknya model dengan sebuah buku tebl
dikepalanya.
Firdaus yang berusaha berpidato
Firdaus yang berusaha belajar make up
Firdaus yang berusaha memilih pakaian yang bagus
Firdaus yang berusaha menari dengan anggun.
Semua adegan dengan Paulo yang selalu
membimbing Firdaus dan kan memarahinya jika Fidaus melakukan kesalahan.
Adegan ini dilakukan dengan backsound dan tanpa suara dari para
pemain, spesial untuk Firdaus dibeberapa adegan ada dimana dia hanya bernyanyi
palsu)
Babak V
Hari puncak pengumuman King
and Queen pun tiba, setelah hari-hari sebelumnya para peserta King and Queen mengikuti serangkaian tes
untuk pemilihan (King and Queen)
(panggung, acara lomba, pagi hari)
Ayu (MC) : Mari kita sambut peserta King and
Queen tahun 2015-2016.
( peserta jalan model kedepan satu persatu).
Ayu : Setelah kita melihat penampilan para
peserta tadi saatnya kita mengumumkan juara King and Queen tahun 2015-2016, dan
pemenangnya adalahh Alex sebagai King dan Firdaus sebagai Queen.
(Firdaus dengan perasaan shock, speechless,
maju kedepan bersama Alex bergaya seperti abang-abang dan langsung dipakaikan
selendang)
Babak VI
Setelah terpilihnya Firdaus sebagai
queen menjadikan Firdaus sebagai idola baru di SMA-nya. Apalagi penampilan
Firdaus saat Puncak pemilihan king and queen sangatlah menawan.
Rosita : Ehhh itu ada Firda
Syifa : Oh iya samperin yuuk
Rosita : ya aampun Firda cantik banget,
berubah dari yang kemarin-kemarin.
Syifa : iya bener, selfie yuuuk!
( mereka menghampiri Firda mengajak selfie,
lalu murid-murid yang lain pun ikutan mengajak Firda selfie. Namun tiba-tiba
Paulo datang membubarkan orang-orang yang mengajak Firda selfie, saat
orang-orang itu marah karena Firda diseret Paulo dan berteriak marah)
Paulo : Diam kalian semua! (lalu menghadap ke
Firda dengan wajah yang berbeda yaitu tersenyum ceria) Gimana rasanya jadi anak
hits? Enak kan? Semua orang kenal kamu, kamu disapa banyak orang dimana pun
kamu berada.
Firda : iya punya banyak temen itu asik.
Paulo : Nah kan apa kata aku juga, mulai saat
ini kamu akan merasakan bagaimana rasanya menjadi seseorang yang dikenal dan
banyk penggemar.
Babak VII
Terpilihnya
Alex dan Firdaus sebagai king anda queen membuat Alex kerap kali
dijodoh-jodohkan dengan Firdaus. Meski begitu Alex sama sekali tak merasa keberatan akan hal
itu.
Rosita :
Ciee yang jadi kingggg
Syifa :
iya cieee jodoh dong sama Firda
Alex :
( senyum – senyum salting) ih apaan siii engga ah
Rosita :
cieeee itu salting
Syifa :
ehh iya itu si Alex salting
Paulo :
ehh ada apa si, ada apa ? Kok rame-rame gini sih
Rosita :
dih mau tau aja, kepoooo
Paulo :
sebel aja, Alex ada apa?
Alex :
ada apa sih? Emang gada apa-apa
( Lalu Alex, Rosita, dan Syifa pun pergi tanpa
menghiraukan Paulo)
Paulo :
( menatap punggung mereka dengan raut wajah kesal)
Babak VIII
Gara-gara Alex selalu dijodoh-jodohkan dengan Firdaus, menjadikan
Alex dan Firdaus baper. Sehingga Alex mulai mendekati Firda. Paulo tidak
tinggal diam mengetahui bahwa Alex mendekati Firda, karena Firda terlalu baik
untuk Alex dengan julukan petapa mesum.
(Alex dan Syifa sedang berjalan , lalu Syifa
melihat Firda yang sedang duduk didepan kelas sambil membaca buku dan ia
memberi ide kepada Alex untuk segera mendekati Firdaus)
Syifa :
Lex, ada Firda tuh!
Alex :
Mana ? (sambil mencari)
Syifa :
Itu lagi duduk didepan kelas. Deketin sana! (sambil mendorong Alex mendekati
Firdaus)
(Alex terdorong oleh Syifa sampai dia oleng
dan berada di dekat Firdaus)
Firda :
(ekspresi kaget)
Alex :
“mmm… gini… mmm.Fir… mmm..gini”
Syifa :
“ah lama ngomongnya (sambil mendekat kearah Firda dan Alex) jadi gini nih, si
Alex itu pengen ngajak kamu ke kantin. Jadi intinya kamu mau ngga ke kantin
bareng si Alex?”
Alex :
“eh iya maksudnya gitu (cengengesan karena malu)
Firdaus :
“mmm… iya deh”
Alex :
“ya udah yuuk. (sambil menggandeng tangan Firda)
Syifa :
“edan, abis dibantuin langsung pergi berduaan. Apa atuh da aku mah hanya
seseorang yang selalu ditinggalkan (berkata menyindir Alex dan Firda)
Firdaus
: “ya sudah, mengapa tidak ikut saja?”
Syifa: “ikut? Jadi nyamuk penggangu maksudnya?
Ngga deh. Eh aku kira kamu udah ngilangin logat bakumu itu, belum ternyata. Ya
udah aku pergi lex, awas jangan macem-macem sama Firda.”
Alex :
“iya sana pergi jauh-jauh!
(Alex lalu menatap Firdayang terlihat bingung
dan sedih)
Alex :
“kamu kenapa?”
Firda :
“sejujurnya aku sudah terbiasa menggunakan bahasa yang baku, namun aku
mempunyai sebuah janji pada seseorang untuk berbicara tidak baku. Bahkan
rasanya menggunakan kata aku saja masih terasa asing aku lakukan.”
Alex :
“oh gituuu (berkata dengan bingung mau merespon apa) mmm… gini ya Firda,
menurut aku sih kamu bagus-bagus aja pake bahasa baku, tapi mungkin orang yang
memintamu untuk mengganti bahasa baku itu karena dia pengen bikin kamu terlihat
normal didepan kita semua, eh maksudnya bukan berarti kalo kamu pake bahasa
baku kamu jadi terlihat gak normal ya, cuma semacam orang akan canggung aja
kalo kamunya masih ngegunain bahasa baku.”
Firdaus :
“mmm.. begitu ya. Mungkin kamu benar. Orang itu menyuruhku karena itu untuk
kebaikanku.”
Alex :
“oke, jadi jangan sedih lagi ya. Mmm.. jadi ga ke kantin nya ?”
(Firdaus
menganggukan kepala dengan tersenyum tulus, lalu keduanya pergi ke kantin
dengan wajah sama-sama berseri)
Paulo :
(Menabrak Alex dari belakang) woi !!
Alex :
Woi bangsat, kamu kenapa nabrak aku, kayaknya sengaja!
Paulo :
Iya, emang aku sengaja nabrak kamu! Kamu marah ya? Mau ngajak baku hantam sama
aku sekalian?
(Firdaus
mengetahui bahwa Paulo mengajak berkelahi dengan Alex, Firdaus melerai mereka)
Firdaus : Sudah sudah sudah cukuplah sudah, jangan baku hantam nanti dosa
lo..
Alex :
Firda, Paulo dulu yang nabrak aku duluan, kayaknya dia mau ngajak ribut!
Paulo :
hoi lex, mari kita bicara berdua di tempat yang sepi, Firda biarkan dia ke
kantin sendirian
Firdaus : Paulo, kamu mau apa sama Alex?
Paulo :
Ini urusan para lelaki. Kamu makan bakso di kantin saja
Alex :
Baiklah, ayok kita pergi ke tempat yang sepi, aku pergi dulu Firda, cuma
sebentar!
Firda : (Terdiam sambil khawatir sama Alex) Cepat
kembali ya, aku tunggu di kantin!
(Paulo
dan Alex pergi menuju ke tempat yang sepi di belakang pojok sekolah)
Alex :
Ya kita sudah sampai, disini lumayan sepi, ayok tarung!
Paulo :
Bentar-bentar, aku disini cuma mau ngomong sebentar aja! (sambil menatap tajam ke Alex)
Alex :
Woi jangan melototiku dong!!!
Paulo :
Jangan dekati Firdaus
Alex :
Emang masalah buat lo?!
Paulo :
Ya masalah lah, kamu tau nggak Firdaus itu sudah lama aku dekati, tapi kenapa
kamu malah yang lebih dekat sama dia?! Ya jelas saya tidak terima! (sambil mendorong alex)
Alex :
Woi ngajak ribut lo?! (sambil mendorong
Paulo)
(Suasana
mendung, berubah menjadi hujan deras seketika dan petirpun menyambar, suasana
semakin mencekam)
Paulo : Ok jika
kamu gak mau mundur deketin Firda, mari kita buat lomba dengan jujur!
Alex : Hahahaha. Kamu mau ngajakin aku lomba?
Ngaca dulu dong!
Paulo : Gak usah bacot, lombanya gini,
barangsiapa yang berhasil buat Firdaus bahagia dan baper selama 3 hari, dialah
pemenangnya!
Alex : (sambil
mikir) Oke gak masalah. Ayok kita mulai dari sekarang!!
Paulo : Oke, kita saingan mulai dari sekarang,
jangan bilang sama Firda kalau kita lagi bersaing!
Alex : Oke!
Babak IX
Pertandingan untuk memperebutkan Firdaus antara Alex dan Paulo
dimulai, keributanpun tak terhindarkan meskipun sebelumnya sudah berjanji untuk
bersaing jujur.
(hari
besok telah tiba, Paulo berencana bertemu dengan Firdaus untuk memboncengnya ke sekolah)
Paulo : (Di
depan rumah Firdaus) Firda..! Firda..!
Firdaus : (Kaget) Loh, kamu Paulo, kamu tumben ke rumahku, ada apa ya kok
pagi buta begini ke rumahku?
Paulo :
Loh ini sudah siang lo, liat jam tanganku nih, ini udah jam setengah 7 tau,
ayok berangkat sama aku.
Firdaus : Jam setengah 7 apanya, liat hpku nih masih jam setengah 6
Paulo : (Kaget merasa bego) Loh iya ta? Wah
wah, ya udah deh aku tungguin kamu disini ya, gak ada salahnya berangkat pagi
hehe
Firdaus : iya deh iya tungguin aku ya
Paulo :
iya Firda
(Tak
disangka ternyata Alex pada hari yang sama ingin menghampiri Firda dan pergi
sekolah bersama)
Alex :
(Melihat Paulo di depan rumah Firda)
Woi kamu ngapain bangsat!
Paulo :
Loh pagi-pagi udah mau ngajak ribut, ini masih pagi lo, ayam aja gak pengen
berteriak masihan!
Alex :
Loh, maumu apa, kamu ngejek aku ya? (memegang
baju Paulo sambil diangkat)
Paulo :
Bajuku kusut lagi ini kamu pegang-pegang! (memegang baju Alex)
(Ada
orang yang sedang lewat dibelakang Paulo dan Alex, mereka merupakan orang tua)
Alex :
(Tanpa pikir panjang) Bangsat, kurang
ajar, akan kupukul kamu sekarang juga!
Paulo :
(Tanpa pikir panjang) Brengsek, kamu
juga akan kupukul!
(Tanpa
sengaja, Alex dan Paulo memukul orang tua karena Alex dan Paulo menghindari
pukulan)
Alex :
Aduh maaf pak tua, aku gak sengaja
memukulmu (membangunkan pak tua)
Paulo :
Aduh maaf bu tua, aku ya gak sengaja memukulmu (membangunkan bu tua)
Pak Tua : Iya gak apa-apa le, lain kali hati-hati ya
kalau mau mainan tangan
Bu Tua : Iya ora po po le, lain kali hati-hati ya
kalau baku hantam
(Iya bu maaf, jawab Paulo dan Alex)
Pak Tua : kalian berantem karena apa to le?
Bu Tua : Kalian baku hantam sebabe opo to le?
Paulo : Dia Alex, yang ngajak aku ribut duluan!
Alex : Brengsek, kamu yang ngajak ribut juga!
(Tiba-tiba Firdaus keluar rumah untuk
pergi sekolah, dan melihat Paulo dan Alex saling bertengkar)
Firdaus : Kalian kenapa bertengkar di depan rumahku?
(Paulo dan Alex terdiam)
Pak Tua : Oalah jadi gara-gara gadis ini
Bu Tua : Oalah, gadis ayu iki ta penyebabe baku
hantam
Firdaus : (Bingung
mlihat Ibu dan Bapak Tua)
Pak Tua : Mereka tadi bertengkar nduk
Bu Tua : Mereka mau baku hantam nduk
Firdaus : Kalian baku hantam karena apa? Karena aku ya?
(menangis)
Paulo : Maaf ya Firda
Alex : Maaf ya Firda
Bu Tua : Jadi gini lo le, bocah-bocah generasi baru.
Jangan terlalu memikirkan cinta, sebabnya Jodoh itu sudah ada yang ngatur.
Pak Tua : Oalahh, ngene lo le, ojok mikir wedokan.
Persahabatan kalian bisa rusak karena memperebutkan wanita, relakah kalian
merusak hubungan kalian bertaun-taun demi wanita? Kalau masalah jodoh ada yang
mengatur, jadi jangan khawatir dan tidak perlu dirisaukan. Sebaiknya kalian
saling bermaafan.
Paulo : Aku minta maaf ya lex sudah marah padamu
Alex : Aku juga minta maaf ya blo sudah ngajak
ribut sama kamu
(Paulo dan
Alex berpelukan, Firdauspun juga memeluk mereka dengan hangat)
Selesai
Persahabatan
jauh lebih penting dan harus dijaga, karena yang namanya sahabat memiliki
ikatan kuat dengan kita karena setiap saat dibutuhkan selalu ada. Jadi jagalah
persaahabatan, karena persahabatan itu bukan sekedar berbagi suka, namun juga
luka. Jangan sampai melepaskan sahabat kita
TENTANG PENULIS
Aji Arif, atau yang biasa dipanggil Aji
merupakan salah satu mahasiswa aling ambyar
Sastra Indonesia di Universitas Negeri Malang sejak tahun 2017. Aji Arif
memiliki beberapa hobi aneh dan gila seperti seperti berbisnis gelap (ular) dan
hobi membuat orang tertawa yang membuat menyatukan golongan umat kelas. Lelaki
yang lahir pada 22 Maret 1999 sangat senang mencari wanita cantik dan hobi
traveling, namun tak lupa ia sekali-kali menulis cerita di buku karena Aji
memiliki imajinasi yang sangat luar biasa.

Comments
Post a Comment
mendekatlah untuk berbagi dan saling memaklumi