Posts

Showing posts from June, 2015

RAMADHAN PURA~PURA

Image
Mungkin mulai besok banyak orang (tiba~tiba) alim,   masjid dan mushola jadi penuh seketika, semua orang jadi gemar membahas surga neraka. "sholat lima waktu dilahapnya, biar cuma satu dua hari saja" Mungkin mulai besok banyak pemuda berbaju taqwa dan perempuan upload foto pakai pakaian mukena, tidak lupa status facebooknya: "sahur sudah, dilanjut sholat shubuh , lanjut ibadah lagi, siang bangun sholat duhur ngaji sebentar, tidur lagi, mandi sholat ashar, ngabuburit beli takjil, siap~siap buka dan adzan magrib buka deh" bisa jadi disitu kadang perbuatan anda akan sia~sia. Mungkin juga mulai besok banyak pemuja suara adzan maghrib, dan bersikap sok religius, seolah tak mau terlihat kalah dengan tetangganya, padahal "kemarin~kemarin kemaja aja" atau mulai besok aku justru yang jadi sensitif melihat SPG dengan kostum seksi, lalu penasaran dengan situs porno tapi takut melihat (apalagi) membukanya. Haha... Mungkin mulai besok banyak yang pandai ...

AYO BERANI BICARA

Image
Saya kira, persoalan ini sudah menyangkut mental bangsa ini. Di negeri ini aspirasi cenderung dikebiri. Bagaimana tidak, berkata saja sulit. Bertanya saja dimarahi. Ingat kita di sekolah, mulai SD sampai kuliah. Mana ada yang berani bertanya. Mana ada yang berani mengangkat tangan lalu menyampaikan pendapatnya.  Orangtua dulu selalu mengajarkan  kita “ojo takon ae to.. hadeeh, Iki sembarang-mbarang ditakokne ae” dan sekarang kita sudah dewasa, sudah berpendidikan tinggi, namun berbicara saja sulit, apalagi bertanya dan berpendapat. “Sial, kita sudah terjebak dengan kebenaran yang diajarkan oleh nenek moyang kita”. Padahal dari bertanya itulah sumber ilmu kita peroleh “malu bertanya sesat di trotoar”. Lantas bagaimana bisa kita berani bicara, mengungkapkan sesuatu, menawarkan segala sesuatu terkait dengan pendapat dan keingin kita. Saya kira ada perbedaan yang signifikan antara pendidikan di luar dengan yang berada di negeri . Terkait  bagaimana mendidik...

KEAKTORAN: BELAJAR KONGKRIT

Image
Istilah kongkrit adalah suatu kata yang mempunyai pengertian konkret apabila ia menunjuk kepada suatu benda, orang atau apa saja yang mempunyai eksistensi tertentu seperti : Mobil, Motor, TV, Meja, Kursi, Orang batak itu, Orang Jawa itu, Rumah dan lain-lain.   Sebuah tahapan penting bagi seorang aktor ialah tahapan kongkrit. Tahapan ini adalah tahapan akhir dimana sebelum benar-benar bermain mereka mengenal beberapa langkah yang dianggap penting untuk dilakukan. Maksud dari istilah kongkrit mengacu pada model latihan yang mengedepankan perihal nyata serta situasi yang akan dihadapi pada nantinya. Kongkrit memberikan pemahaman kepada aktor bagaiaman seorang aktor mampu melakukan pekerjaannya terkait dengan tugas seorang aktor yang akan memerankan tokoh dalam sebuah cerita dan dimana cerita tersebut akan dihadirkan. Jadi dapat saya kelompokkan menjadi tiga bagian bagaimana wujud kongkrit yang harus dijalani oleh seorang aktor. Diantaranya adalah: aktor dan perannya, aktor dan...

IBAR NANG NGALAM

Image
Malang memiliki seribu pernak~pernik. Tidak habis~habisnya jika menyelami khasanah masyarakat (warganya) kota Malang. Salam satu jiwa "AREMA". Begitu magnet dan ruhnya mengakar dibelbagai kegiatan baik pada peristiwa apa saja. Tak terkecuali yang satu ini. Pernikahan khas Nawak Ngalam. Temanya Malang Banget. "TIM IBAR 2015"  Begitu kental dengan jiwa Arema. Budaya nyinoman begitu apik dibungkus oleh para nawak~nawak muda ini. Jika jaman dulu nyinoman itu identik dengan kaum tua, dengan aktivitasnya membuat jenang juga mendirikan terop bagi yang laki~laki. Kali ini mungkin agak berbeda, karena tuntutan jaman serta pengaruh teknologi pada produk kuliner, bisa jadi jenang sudah sedikit peminatnya (kalah sama brownis), apalagi untuk sekarang ini perusahaan jasa sewa terop dan catering marak dimana~mana. Anak~anak muda ini (baca: Lang~lang Singosari) dalam membranding pernikahan menurutku sangat total. Bahkan kostum dan jargonnya terkesan Malang banget. Semua me...

MEMBUAT ORGANISASI, KELOMPOK ATAU SANGGAR

Image
Membentuk sebuah organisasi itu bukan sekedar "Hore" saja, apapun namanya, entah komunitas, kelompok, sanggar atau apalah~apalah namannya. Ketika beberapa individu sepakat berkumpul dan membentuk sebuah komitmen, membangun sesuatu dengan tujuan tertentu, maka jadilah nama sebuah organisasi. Tentunya juga mempunyai pertimbangan dan beberapa konsekuensi yang harus di perhatikan dalam membentuk organisasi tersebut. Dan barangkali itulah yang dimaksud dengan kelompok atau organisasi. Beberapa organisasi (biarpun) dengan latar dan tujuan berbeda, namun dapat diyakini memiliki prinsip kerja yang hampir sama seperti di atas. Namun beberapa pertimbangan terkait individu dan personal (calon anggota) juga menjadi unsur penting dalam membangun sebuah organisasi "kate lapo seh". Ambil saja kelompok kesenian misalnya. Dengan basist kesanggaran bisa dilihat bagaimana tipologi organisasi ini. Wilayah kerja dan pergerakannya pada ranah ketrampilan dan kreativitas tentu men...

RAMADHAN KECIL

Image
RAMADHAN KECIL Apa yg paling kalian ingat saat  ramadhan tiba? Pasti jawabanya "ramadhan masa kecil di kampung halaman". Saat itulah kita benar~benar bahagia menyambut datangnya bulan ramadhan. Sesuai anjuran Islam dalam hadist nabi ”Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka”  dan Alhamdulillah kita termasuk anak kecil yang paling gembira saat itu. Ramadhan miliknya anak~anak (memang). Betapa bahagianya aku dan kamu saat masih anak~anak dulu. Begitu indah jika mengenang masa kecil di bulan ramadhan. Semua kita jalani dengan suka cita, tak ada beban, khas anak anak (pokoknya). DIMULAI SAHUR Masih ingat bagaimana menghabiskan hari~hari kita saat berpuasa? Sejak mulai sahur kita lah yang pertama kali semangat bangun dan siap menjalankan puasa. Padahal baru pukul satu malam, tapi semangat 45 tak bisa kita bendung. Aku dan teman~teman sudah siap dengan alat pukul dan kentongan. Kami begitu antisias patrol berkeliling ...

ADIT & SOPO JARWO

Image
"Adit & Sopo Jarwo" Kartun Indonesiaah Gitu Loh. Bagaimanapun juga untuk saat ini film animasi Indonesia patutlah kita apresiasi setinggi~tingginya. Dulu (masih ingat betul) masa kanak~kanak seringkali menunggu produk kartun dalam negeri yang bisa dinikmati di layar tivi. Tak jarang setiap melihat film kartun, saya selalu menunggu sampai selesai, hanya untuk baca subtittlenya dengan harapan ada tulisan produksi Indonesia, namun penantian itu seringnya sia~sia. Kemudian saya berfikir, apa salah cannel ya, harusnya TVRI yang saya tonton, kemungkinan besar apa yang saya harapkan bisa kesampaian. Benar sekali, harapan saya tidak sia~sia. "Hore... Ada kartun buatan Indonesia" Namun kegembiraan tidak bertahan lama, sesaat berubah kekecewaan, saya mangkel dan jengkel sendiri. Harapan tidak sesuai kenyataan "film kartun opo iki, gambare kikak kikuk thok, ga gesit blas". Hmm... Walaupun saya mendapatkan film kartun dalam negeri namun kualitasnya sungguh...

ULANG TAHUN

Image
BUKAN ISIS (hanya pengantar kue tar saja) Saya hendak menceritakan pengalaman tentang misi mengantarkan kue tar untuk ulang tahun putra pertamaku. Dan Alhamdulillah kue sudah sampai tujuan dengan sukses dan lumayan selamat. Cerita ini mungkin tidak penting, tapi sebagian kejadian perlu saya sampaikan, terutama pada bagian pembopongan kue tar dari kota Malang sampai ke Ponorogo yang menurut saya peristiwanya cukup dramatik . Kondisi pembopongan ini sendiri saya posisikan sedemikian rupa tepatnya, agar kue tetap aman dan tidak mengubah posisi kue sedikitpun. Apalagi sampai "menclek" atau "cuwil" sebelah karena dimakan penumpang lain atau jangan~jangan pembopongnya sendiri kelaparan. Intinya kue harus dipastikan aman dalam kondisi mulus sampai tiba di rumah. Saya sendiri pun dibuat tidak bisa ngapa~ngapain, "lha wong bernafas saja akunya tipis~tipis banget kok" karena takut kuenya rusak. Nah! Apalagi mau macam~macam atau buka handphone segala, jelas ti...